PERMANDIAN FOTUNORETE
Muna – Objek wisata air di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki pesona yang tidak kalah dari wilayah lainnya. Seperti wisata alam mata air Fotuno Rete yang terletak di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi.
Pemandian alami ini ternyata menawarkan alam yang sangat asri dan tenang. Pepohonan yang berumur tua masih berdiri kokoh mengelilingi kawasan wisata alam tersebut. Suasana semakin sejuk saat angin semilir berhembus dengan pelan dari balik pohon-pohon yang kokoh.
“Fotuno Rete ini adalah pemandian air tawar yang berasal dari mata air alami yang jernih dan sejuk. Lingkungannya masih sangat asri dengan pepohonan yang rimbun,” kata Tim Promosi Pemandian Fotuno Rete La Ode Sunanto kepada Kendariinfo, Minggu
Sunanto mengungkapkan selama ini masyarakat sekitar terus menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar Fotuno Rete agar tetap terjaga dengan baik. Selain deretan pohon-pohon yang berusia tua sebagai bukti keasriannya, mata air ini masuk dalam kawasan hutan lindung.
“Kalau mau lihat situasi alamnya masih terjaga dengan baik, kalau naik ke wilayah atas Fotuno Rete ini masih dikelilingi oleh hutan lindung dan ada juga gua-gua yang masih terjaga,” ungkapnya.
Wisatawan yang berkunjung diperbolehkan untuk berenang ke dalam kolam mata air tersebut yang memiliki kedalaman hingga 3 meter. Hal itu terlihat dengan adanya fasilitas papan loncat di pinggir kolam yang dibuat oleh warga setempat.
“Kedalamannya rata-rata 2 – 3 meter dan boleh berenang di dalamnya. Di dalam air banyak juga ikan-ikan yang hidup dan ada juga ikan yang cukup langka,” bebernya.
Untuk jumlah kunjungan di objek wisata ini memang masih dominan berasal dari masyarakat sekitar Desa Wakumoro. Sedangkan pengunjung dari luar Kabupaten Muna belum begitu banyak.
“Kalau hari-hari biasa palingan yang datang ke sini warga-warga sekitar Wakumoro yang ingin main air. Kalau seperti weekend itu biasa anak-anak sekolah dan ada juga anak-anak traveler dari luar Muna yang mau healing ke sini,” ungkapnya.
Sunanto mengatakan untuk tetap menjaga keberlangsungan tempat itu, masyarakat setempat turut andil untuk membersihkan kawasan itu dengan rutin. Hal itu sebagai bukti masyarakat ingin terus menjaga alam itu agar tetap asri.
“Untuk perawatannya alhamdulillah masyarakat setempat berupaya setiap Jumat dan Minggu diadakan pembersihan sampah-sampah dan menata dengan baik kawasan pemandian ini,” bebernya.
Mata air Fotuno Rete ini juga merupakan sumber dari beberapa aliran sungai yang ada di Kecamatan Parigi dan pusat mata air yang mengaliri wilayah-wilayah pertanian masyarakat.

Komentar
Posting Komentar